Jika saja kau dan aku mengerti kala itu, apa-apa saja yang kita butuhkan. Mungkin, ku padamkan ego yang banyak menghampiri diri. Jujur, telah ku hapuskan semua egoku saat itu. Jika memang selama bersama kau tak bahagia, seharusnya kau katakan dan coba kau putuskan. Aku tidak ingin membencimu seperti saat ini, karena kecewa yg sangat menghancurkan seluruh percaya ku terhadap mu. Tak perlu ragu atas rasa mu terhadap ku, kau benar-benar telah menghampiri segala sesuatu yg baru saja kau temui. Kau tahu, pengakhiran ini tak pernah ku inginkan. Tapi, jika kau bisa sepenuh hati meninggalkan ku demi kepercayaan selain diri ku. Maaf, mungkin menjadi seorang yg sakit hati lalu mengikhlaskan demi diri sendiri itu lebih menyakitkan. Tapi, jika harus ku tahan goresan perlahan yg semakin dalam, mungkin adalah hal paling menyakitkan sekaligus bodoh bagi ku. Karena aku sadar, aku adalah manusia yg mampu melewati seluruh fase kehidupan tanpa mu. -Putri