Lembu
Merenungi perjalanan yang tak tahu arah ini, Menampar ku dengan rasa perih yang tak lagi dapat ku gambarkan. Menghancurkan ku perlahan pada rasa yang tak bernyawa. Andai, kamu tahu. Angin menimpaku bagai batu yang terjun dari atap langit, Sinar menyinariku bagai neraka di kedua pelupuk mata ku. Aku hampa dan tak tahu arah, Sebagian orang menertawakan ku, gila bisik nya. Aku terus mencari deskripsi apa aku sebenarnya, Apakah manusia dengan segala kepedihan dan kesedihan nya, Apakah manusia dengan segala tangis dan tragis nya. Ku pikir keempatnya pertanyaan adalah jawaban nya. Menjauhlah, dari ku. Izinkan ku, Mengasing. Kasihan, aku. -Putri