Selamat Tinggal

Kapan terakhir kali kita berbendapat bahwa kita akan baik-baik saja?
Kapan terakhir kali kita berselisih pendapat tentang sibuk nya masing-masing kita?
Kapan terakhir kali kita beradu keras suara yg paling mencintai?
Kapan terakhir kali kita berdoa agar kita menjadi sepasang insan yang akan dipersatukan diakhir kelak?
Lalu sekali lagi, kapan terakhir kali kamu mencintai ku? 
Katamu, aku akan menjadi satu-satunya, dan akan menjadi milik mu seutuhnya. 
Tapi ternyata, aku dan kamu berhenti karena kuatnya masing-masing ego kita. 

Baik-baik ya, mencintai mu pernah menjadi tugas yang paling ku tekuni. Hingga akhir nya aku tau bahwa aku, bukan orng yg tepat untuk mu, berbahagialah dengan pilihan mu, semoga semesta memberimu apapun yg kamu cari yg belum sempat kau temui saat bersama ku.
-af

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Personifikasi

Waktu dalam Kegelapan adalah sebuah Harapan

Prolog Kehidupan