Bukan Kecewa semata
sebentar lagi, tuhan memberi titik laju lain.
sejengkal lagi, tuhan menarik erat tangan ini.
serpihan kecewa yang lalu, tak pernah padam dari kenyataan.
yang berbeda, untuk apa hal kecewa itu tertata rapih di dalam pikir?
untuk di jadikan alasan agar terus menerus mengutuk diri sendiri, atau untuk di jadikan pelajaran untuk langkah di perjalanan selanjutnya.
layaknya batu, hati dan pikir lebam terbawa waktu.
terkikis habis tak tau arah akan laju selanjutnya.
tapi sejatinya...
sejauh ini, kita sudah padam dan paham.
akan lika liku laju tuhan yang ntah di mana ujungnya.
perihal ujung dan akhir, pasti memiliki ending indah yang tuhan siapkan.
jangan lagi terlarut di kesunyian masalalu.
ingat, akan ada waktu tuhan menggengam erat tangan mu. akan ada waktunya juga, tuhan menarikmu untuk pulang.
kecewa itu nyata, dan fana
dunia ini nyata, dan fana
namun hal hal baik yang tuhan berikan, nyata dan abadi.
tak perlu lagi membenci tuhan, semuanya pantas kau syukuri....
Komentar
Posting Komentar