Nadir

Nadir, ungkap yang sulit sekali diucap karena sangat jarang kita dengar.
kata yang menjelaskan kamu, kata yang meringkas semua hal yang ada pada mu.
aku menemukan mu di tengah ramainya sunyi hidup ku.
kamu menemui ku di tengah kosongnya hati yang niat nya tidak ingin kau isi, kan?
aku berada pada garis ku, dan kau berada pada garis mu, tak pernah ku sangka jika pada akhirnya kita memiliki garis yang sama.
wahai lelaki dengan mata teduh, tak banyak kalimat yang dapat ku ucap untukmu.
kini kekosongan itu berhasil kau isi, karena kamu lah sebagian yang hilang selama ini.
aku mencintai sendu yang ada pada mu, 
aku mencintai teduh pada mata mu,
aku mencintai indah nya kamu, dan 
aku mencintai sempurnanya kamu.
jika dapat ku lukis kamu dalam sebuah lukisan, 
mungkin 1000 warna tidak dapat menjelaskan betapa berbedanya kamu. 
Kamulah nadir, yang selama ini tak pernah ku dapatkan.
tulisan ini untuk mu, untuk mu yang selalu mengupayakan bahagiaku.
aku mencintaimu.

-putri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Personifikasi

Waktu dalam Kegelapan adalah sebuah Harapan

Prolog Kehidupan