Selaras
"Runtuh terbangun, entah sampai kapan"
Bait lagu yang selalu membuatku berhasil merenung.
Manusia yang dinilai kuat ini, sering menahan kecewanya.
atas tuan dan puan nya
atas trauma pikir, dan
atas hubungannya pada hamba lain nya.
Aku berhasil menapak kan kaki ku di kehidupan yang nyata ini,
Aku paling berhasil menahan kecewa akan egois nya seseorang,
Aku juga egois, bahkan mungkin aku memunculkan kecewa pada yg lain.
Andai saja, nyawa itu tak di tiupkan kepadaku,
Apa yang akan menjadi angan ku?
Jatuh bangun, ku angkat lagi tubuh ini
Runtuh dan ku bangun kembali, ku paten kan mimpi ku.
Aku milik aku dalam pikir ku,
Terasa tuhan pada angan saja,
Aku tidak pernah meragukan kuasanya,
Hanya saja aku bingung,
Untuk apa ku diciptakan?
Entah sampai kapan,
Kecewa ku, akan terus mengerogoti hati,
Entah sampai kapan,
Damai itu, akan terus kucari.
Komentar
Posting Komentar