Tulah anak perempuan

Aku kembali lagi kepada sebuah pengharapan,
Kematian yang terus terulang, tulah.
Aku menghidupi aku di tengah mati yang kesekian kali ku lalui.
tertimbun rasa yang ku ukir dan ku warnai sendiri.

lalu, aku berjalan pada senyap nya ruang kecil.
gelap, tersandung dan perih.
Kesalahan ku, memasuki reban yang bukan untuk ku.
Aku pemgumpamakan pengharapan itu,
Bagai kering kepada air.


-p

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Personifikasi

Waktu dalam Kegelapan adalah sebuah Harapan

Prolog Kehidupan