Waktu dalam Kegelapan adalah sebuah Harapan
Belum sampai 15 hari tahun 2026 berlalu. Rasanya, aku telah lelah setengah mati. aku masi memainkan peran yang ku bawa dari tahun lalu, aku belum pernah benar-benar menyelesaikannya. Aku selalu merasa hampa dan kosong saat langit mempersilakan manusia melemparkan kembang api dengan bersama. Pasti aku memilih untuk terlelap di dalam mimpi tidurku, nyatanya itu jauh lebih baik bagiku. Beberapa kepingan luka lalu masih ada, tidak ada yang berubah dan semuanya masih terasa sama. Yang berbeda hanya saat aku menuliskan tanggal di sebelah tanda tangan ku. Aku masih melihat luka itu berlalu lalang di depan mata kepala ku. Banyak ketidak adilan yang masih terasa sangat nyata dan rasanya baru saja terjadi. Padahal luka itu ku nikmati sejak tahun lalu, dalam diam dan tanpa suara, tertutup tawa sehingga banyak orang melihatku sebagai manusia utuh tanpa luka dan tanpa dosa dengki di dalam hati. Aku masih mengumpulkan kepingan yang masih terus kucari, bahkan belum dapat kususun setengahny...